Categories
Kultum Ramadhan

Puasa Sehat Bagi Lansia (2)

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ibadah selama bulan Suci Ramadhan dilakukan di rumah, sampai dinyatakan bahwa wabah sudah berlalu oleh pihak berwenang. Nabi SAW-pun hanya beberapa hari saja jama’ah tarawih di masjid, selebihnya di rumah. https://update.unisayogya.ac.id/covid19/puasa-sehat-bagi-lansia-(2)/ dapat dibacakan oleh imam atau yang ditunjuk ketika jama’ah tarawih atau subuh di rumah. Daftar kultum: https://bit.ly/KultumRomadhon


*Puasa Sehat Bagi Lansia (2)*
Oleh: Lutfi Nurdian A, MSc. – Prodi Ilmu Keperawatan

Salah satu syarat wajib puasa adalah kemampuan untuk melaksanakannya. Para ulama sepakat bahwa orang tua dengan kondisi tidak mampu berpuasa, dapat tidak berpuasa dan tidak ada qodho baginya. Namun, bagi orang tua yang tidak berpuasa mereka cukup membayar fidyah sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkan. Pendapat ini merujuk pada firman Allah dalam QS. Al Baqarah 2: 184 yang berbunyi :

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya : (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(Q.S Al Baqarah 2:184)

Dalam sebuah Hadits Nabi :

Ibnu Abbas berkata : “Ayat ini diturunkan untuk memberi rukhshah (keringanan) kepada orang tua yang telah lanjut usia baik pria maupun wanita yang tidak sanggup berpuasa, maka keduanya harus memberi makan kepada seorang miskin untuk setiap hari (yang ditinggalkannya) ” [Hadits Riwayat Bukhari].

*Tips Puasa Untuk Lansia*

Apabila lansia dengan melihat kondisinya merasa mampu untuk menjalankan puasa ramadhan maka lansia perlu melakukan beberapa anjuran kesehatan agar puasa ramadhan dapat berjalan dengan baik dan kondisi tubuh tetap bugar. Yang perlu diwaspadai lansia saat menjalankan ibadah puasa ramadhan adalah terjadinya kekurangan cairan, kekurangan gizi, dan hipoglikemia. Kegiatan yang dapat dilakukan oleh lansia agar kondisi tubuhnya saat menjalankan ibadah puasa ramadhan sehat dan bugar adalah sebagai berikut :

*Mengkonsumsi Makanan yang Bergizi*

Kebutuhan gizi lansia harus terpenuhi saat menjalankan ibadah puasa ramadhan. Lanjut usia sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya serat, vitamin, mineral dan nutrisi lainnya. Beberapa jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi lansia adalah kacang-kacangan, susu rendah lemak, makanan yang mengandung protein tanpa lemak, sayuran dan buah-buahan dan dianjurkan membatasi makanan yang tinggi kalori, namun rendah nutrisi. Misalnya, tidak makan gorengan saat buka puasa dan tidak mengonsumsi makanan dan minuman manis mengandung gula.

*Mengkonsumsi Makanan Berserat*

Lansia dianjurkan untuk banyak makan makanan berserat yang sangat dibutuhkan untuk sistem pencernaan yang sehat. Untuk menghindari sembelit dan masalah lainnya, sajikan makanan kaya serat pada setiap makanan sahur dan berbuka. Selain itu, serat larut sangat penting untuk menjaga kadar kolesterol sehat bagi lansia. Contoh : lansia bisa mengonsumsi bubur gandum, kacang-kacangan dan buah selama waktu sahur.

*Mengkonsumsi Air Dalam Jumlah yang Cukup*

Lansia yang melaksanakan ibadah puasa ramadhan dianjurkan untuk meminum air 8 gelas atau 2 liter setiap harinya untuk mencegah dehidrasi dengan takaran 2 gelas saat berbuka, 3-4 gelas setelah tarawih hingga sebelum tidur, dan 1 gelas ketika bangun tidur sebelum sahur serta 1-2 gelas saat sahur. Selain minum air putih, juga bisa mengonsumsi jus buah, sayur atau buah yang banyak mengandung air sebelum berbuka puasa dan sebelum tidur untuk menggantikan cairan yang kurang selama berpuasa.

*Melaksanakan Olah Raga Ringan*

Lansia yang melaksanakan puasa ramadhan juga dianjurkan tetap melakukan olah raga ringan sehingga dapat menjaga kebugaran lansia. Olahraga yang cocok untuk lansia adalah yang ringan atau tidak berlebihan agar mencegah kelelahan saat berpuasa misalnya, jogging, jalan kaki atau meditasi,

*Kualitas Tidur cukup*

Kualitas tidur yang cukup sangat penting bagi lansia. Waktu yang disarankan kurang lebih 8-9 jam dalam sehari karena lansia memerlukan waktu istirahat yang lebih banyak dari pada usia yang lebih muda.

*Periksa Kesehatan*

Lansia sangat dianjurkan untuk melakukan cek kesehatan terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa ramadhan. Hal itu untuk mengetahui apakah kondisi kesehatannya baik atau tidak untuk menjalankan ibadah puasa. Selain itu dapat mengetahui pengaturan obat oleh dokter yang selama ini telah dikonsumsi secara rutin jika lansia memiliki penyakit kronis.