Categories
Surat

Informasi Terkait Covid19 UNISA 295/UNISA/Au/III/2020

Sehubungan dengan telah dibentuknya Satgas Covid-19 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta maka segala informasi harus keluar melalui Media Center Kesiapsiagaan Covid-19 UNISA Yogyakarta. Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh Pimpinan, Fakultas, Prodi dan Unit Kerja yang ada di lingkungan ‘Universitas Aisyiyah Yogyakarta yang memiliki informasi atau kebijakan resmi dapat mengirimkan ke email basit@unisayogya.ac.id.

Demikian surat edaran ini, atas perhatian dan kerjasama yang baik diucapkan terima kasih.

Categories
Informasi

Panduan Bagi Pesantren Muhammadiyah di Masa Pandemi COVID-19

Download (PDF, 1.3MB)

Sumber: https://s.id/panduanpesantren

Categories
Informasi

Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Perkantoran, Kampus dan Sekolah

Download (PDF, 307KB)

Sumber: https://s.id/panduansekolahkampuskantor


Download (PDF, 2.44MB)

Sumber: https://s.id/kampussiaga


Download (PDF, 775KB)

Sumber: https://s.id/sekemendikbud152020

Download (PDF, 1.38MB)

Sumber: https://s.id/pedomanbelajardirumah


Download (PDF, 551KB)

Sumber: https://s.id/iwqAm

Categories
Surat

Pengumuman Kegiatan Pelaksanaan Pembelajaran Semester Gasal 2020-2021 di Lingkungan FST

Download (PDF, 303KB)

Categories
Informasi

Alat Ukur Kecemasan dan Perilaku yang Berisiko Terinfeksi Covid-19

Assalaamu’alaikum Bapak/Ibu

Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) membuat Alat Pengukur Kecemasan dan Alat Pengukur Perilaku yang berisiko terinfeksi Covid-19

Mari kita cek diri dan ajak anggota keluarga dan komunitas kita, apakah kita termasuk yang terpapar covid-19?

Silakan klik tautan berikut untuk mengecek hasilnya:

✅ Tes Kecemasan: SIKEVID
covid19.muhammadiyah.id/senarai-pandemi-covid-19/

✅ Tes Perilaku yang berisiko terinfeksi Covid-19
SIKUVID
https://covid19.muhammadiyah.id/senarai-pandemi-covid-19/

#Muhammadiyah #sikevid #sikuvid #MCCC #BersatuPerangiCorona

Categories
Surat

Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Lingkungan Kampus UNISA Yogyakarta

Download (PDF, 550KB)

Protokol Kesehatan Kembalinya Mahasiswa UNISA ke Yogyakarta

Maklumat

Assalamu’alaikum wr wb,

Diberitahukan kepada seluruh sivitas akademika UNISA Yogyakarta, bahwa berdasarkan Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Lingkungan Kampus Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta no 454/UNISA/Au/VI/2020 bahwa sebelum kembali atau meninggalkan DIY (Jogja) maka mahasiswa UNISA Yogyakarta wajib mengisi Form Kedatangan / Keberangkatan pada alamat https://bit.ly/LaporMobilitas.

Demikian maklumat ini agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Wassalamu’alaikum wr wb.

Media Center Satgas Covid19 UNISA 27 Juni 2020 15:30

https://update.unisayogya.ac.id/covid19/protokol-pencegahan-dan-pengendalian-covid-19-di-lingkungan-kampus-unisa-yogyakarta/

Categories
Kultum Ramadhan

Menjaga Empati di Masa Pandemi

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ibadah selama bulan Suci Ramadhan dilakukan di rumah, sampai dinyatakan bahwa wabah sudah berlalu oleh pihak berwenang. Nabi SAW-pun hanya beberapa hari saja jama’ah tarawih di masjid, selebihnya di rumah. https://update.unisayogya.ac.id/covid19/menjaga-empati-di-masa-pandemi/ dapat dibacakan oleh imam atau yang ditunjuk ketika jama’ah tarawih atau subuh di rumah. Daftar kultum: https://bit.ly/KultumRomadhon


*Menjaga Empati di Masa Pandemi*
Oleh: Taufiqur Rahman – Wakil Rektor I UNISA Yogyakarta

Saat ini kita sedang menghadapi musibah penyebaran virus Covid-19 yang bukan hanya melanda negeri kita Indonesia, tetapi telah menjadi bencana global yang menimpa hampir seluruh negara di dunia. Musibah ini nampaknya belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir disaat umat Islam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun 1441 Hijriyah.

Salah satu sikap yang penting untuk dijaga dan ditumbuhkan dalam menghadapi musibah adalah meningkatkan empati kepada lingkungan sekitar kita dan pihak-pihak yang terkena dampak dari musibah tersebut. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, empati dimaknai sebagai keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan, perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. Seseorang yang telah tertanam empati dalam dirinya akan menghindari sikap individualistis dan mencoba memahami sudut pandang orang lain dalam menghadapi musibah.

*Menumbuhkan Empati*

Categories
Kultum Ramadhan

Membentengi Diri dan Keluarga dengan Tiga Perisai

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ibadah selama bulan Suci Ramadhan dilakukan di rumah, sampai dinyatakan bahwa wabah sudah berlalu oleh pihak berwenang. Nabi SAW-pun hanya beberapa hari saja jama’ah tarawih di masjid, selebihnya di rumah. https://update.unisayogya.ac.id/covid19/membentengi-diri-dan-keluarga-dengan-tiga-perisai/ dapat dibacakan oleh imam atau yang ditunjuk ketika jama’ah tarawih atau subuh di rumah. Daftar kultum: https://bit.ly/KultumRomadhon


*Membentengi Diri dan Keluarga dengan Tiga Perisai*
Oleh: Dwi W Indah Fajarwati – Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam UNISA

Terdapat tiga hal yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga dari segala, kejahatan, kemaksiatan, dan segala keburukan lainnya. Tiga hal itu mampu menjadi perisai jika senantiasa dilakukan secara istiqomah (terus menerus dan teratur), yaitu:

*Syukur*

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim [14]: 7). 

Ayat ini sering sekali dinukil dalam setiap pembicaraan terkait syukur. Pertanyaannya adalah syukur yang bagaimanakah yang dapat memunculkan tambahan nikmat dari Allah dan menjauhkan azab-Nya, sebagaimana yang tersebut dalam ayat ini?.

Categories
Kultum Ramadhan

Kekuatan Berpikir Positif

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ibadah selama bulan Suci Ramadhan dilakukan di rumah, sampai dinyatakan bahwa wabah sudah berlalu oleh pihak berwenang. Nabi SAW-pun hanya beberapa hari saja jama’ah tarawih di masjid, selebihnya di rumah. https://update.unisayogya.ac.id/covid19/kekuatan-berpikir-positif dapat dibacakan oleh imam atau yang ditunjuk ketika jama’ah tarawih atau subuh di rumah. Daftar kultum: https://bit.ly/KultumRomadhon


*Kekuatan Berpikir Positif*
Oleh: Fitria Siswi Utami – Prodi Kebidanan Sarjana Terapan

Pernahkah anda berpikir beratnya beban yang dihadapi dalam hidup? Atau berpikir mungkinkah saya bisa mencapai suatu tujuan yang luar biasa dalam hidup saya? Bahkan lebih parahnya lagi adalah merasa putus asa dalam menghadapi suatu masalah dalam hidup kita.

Mari kita coba flash back kembali pada kondisi-kondisi di kala itu. Kenapa kita bisa memiliki persepsi dan berpikir sungguh berat masalah ini, kenapa terjadi pada diri saya, dan lain sebagainya.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, Allah Ta’ala berfirman

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku” (Muttafaqun ‘alaih).

Hadits ini mengajarkan bagaimana seorang muslim harus huznuzhon pada Allah dan memiliki sikap roja‘ (harap) pada-Nya. Berdasar dari hadits tersebut, sungguh Allah memberikan tuntunan kepada kita untuk senantiasa berpikir positif, memiliki keyakinan bahwa kita bisa, kita mampu. Hal ini tentu diawali dulu dengan kita mau.

*Tips Berfikir Positif*

Categories
Kultum Ramadhan

Empat Macam Tipologi Umat Islam dalam Menyambut Ramadhan

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ibadah selama bulan Suci Ramadhan dilakukan di rumah, sampai dinyatakan bahwa wabah sudah berlalu oleh pihak berwenang. Nabi SAW-pun hanya beberapa hari saja jama’ah tarawih di masjid, selebihnya di rumah. https://update.unisayogya.ac.id/covid19/empat-macam-tipologi-umat-islam-dalam-menyambut-ramadhan/ dapat dibacakan oleh imam atau yang ditunjuk ketika jama’ah tarawih atau subuh di rumah. Daftar kultum: https://bit.ly/KultumRomadhon


*Empat Macam Tipologi Umat Islam dalam Menyambut Ramadhan*
Oleh: Ruslan Fariadi – Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam UNISA

دَخَلَ رَمَضَانُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ هَذَا لَبِشَهْرٍ قَدْ حَضَرْتُمْ، وَفِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حَرَمَهَا فَقَدْ حَرُمَ الْخَيْرُ كُلُّهُ، وَلاَ يُحْرَمُ خَيْرُهَا إِلاَّ الْمَحْرُوْمُ {رواه إبن ماجه}

Ketika masuk bulan Ramadhan Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya bulan ini (Ramadhan) telah menjumpai kalian, yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Terhalang dari padanya berarti terhalang kebaikan seluruhnya, dan tidak akan terhalang dari kebaikannya kecuali orang yang dihalangi (karena tidak serius enyambutnya)”. (HR.Ibnu Majah)

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang selalu di nanti kehadirannya oleh setiap umat islam. Bahkan Rasulullah saw menyambutnya seperti tamu istimewa yang dirindukan kehadirannya. Kerinduan beliau terhadap bulan suci Ramadhan direfleksikan baik dengan kata maupun perbuatan. Beliau menyambut kehadirannya dengan ungkapan kerinduan yang sangat besar “MarhabanYa Ramadhan, sebuah ungkapan yang sejatinya diperuntukkan bagi sesuatu yang teristimewa dan dinanti kehadirannya. Bukti kecintaan beliau juga diwujudkan dengan berbagai ibadah yang dikenal dengan “Qiyamur Ramadhan”.

Namun ironisnya, tidak semua umat Islam menyambut dan mengisinya dengan gembira. setidaknya ada empat macam tipologi umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. Dr. Mustafa as Siba’i dalam bukunya “Hikmah as Shaum wa Falsafatuh”, yaitu:

Categories
Kultum Ramadhan

Spriritual Parenting di Masa Pandemi

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ibadah selama bulan Suci Ramadhan dilakukan di rumah, sampai dinyatakan bahwa wabah sudah berlalu oleh pihak berwenang. Nabi SAW-pun hanya beberapa hari saja jama’ah tarawih di masjid, selebihnya di rumah. https://update.unisayogya.ac.id/covid19/spriritual-parenting-di-masa-pandemi/ dapat dibacakan oleh imam atau yang ditunjuk ketika jama’ah tarawih atau subuh di rumah. Daftar kultum: https://bit.ly/KultumRomadhon


*Spriritual Parenting di Masa Pandemi*
Oleh: Iwan Setiawan – Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam UNISA

وَإِذۡ قَالَ لُقۡمَٰنُ لِٱبۡنِهِۦ وَهُوَ يَعِظُهُۥ يَٰبُنَيَّ لَا تُشۡرِكۡ بِٱللَّهِۖ إِنَّ ٱلشِّرۡكَ لَظُلۡمٌ عَظِيمٞ ١٣ وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ وَهۡنًا عَلَىٰ وَهۡنٖ وَفِصَٰلُهُۥ فِي عَامَيۡنِ أَنِ ٱشۡكُرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيۡكَ إِلَيَّ ٱلۡمَصِيرُ ١٤

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar” Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu ( Q.S Luqman 13-14)

Spiritual Parenting

Spiritual Parenting merupakan metode mengenalkan Islam lewat pengalaman anak-anak dengan bentuk pengalaman keseharian. Pada masa sekarang, metode spiritual parenting ini merupakan koreksi terhadap pendidikan agama khususnya pengenalan terhadap Allah yang bersifat doktriner dan mencekoki anak-anak dengan hafalan. Metode spiritual parenting mengenalkan anak terhadap Allah lebih manusiawi sesuai dengan pengalaman keseharian mereka.